Jakarta, CNN Indonesia

Puncak arus mudik diĀ Pelabuhan Merak terjadi sejak Jumat (5/4) malam. Hingga Sabtu (6/4), Kepadatan masih terjadi di Pelabuhan Merak dan antrean kendaraan menjalar hingga ke jalan tol KM 90.

Kondisi di tiap dermaga pelabuhan dipadati mobil pribadi yang hendak menyeberang ke Sumatera. Membludaknya pemudik mobil pribadi yang hendak masuk ke kapal membuat kantong parkir dermaga penuh. Kondisi itu mengharuskan polisi memberlakukan buka tutup di jalur Cikuasa Atas.

Sistem ini diberlakukan untuk mencegah kepadatan menjalar ke jalan utama Merak yang dilalui masyarakat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ekor antrean sampai di KM 90,” kata Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro, dikutip detik.com, Sabtu (6/4)

Sistem penyekatan ini diterapkan jika situasi Pelabuhan Merak padat. Polisi menyekat kendaraan di Cikuasa Atas sekeluarnya dari tol Merak.

Kendaraan akan bergantian dimasukkan ke pelabuhan jika sudah mulai lengang.

Sebelumnya, antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Merak sudah terjadi pada Jumat (5/4) malam.

Jalan Cikuasa Atas hingga masuk ke dalam ruas Tol Tangerang-Merak, dijadikan kantung parkir kendaraan sebelum masuk ke dalam dermaga.

Jika dihitung dari Flyover Merak hingga ke dalam Tol Tangerang-Merak, diperkirakan sepanjang 6km.

“(Kemacetan di GT Merak) itu 500 meter sampai 700 meter,” ujar Ka.Induk Pjr Ciujung Korlantas Polri Kompol Wiratno melalui selulernya, Sabtu, (6/4).

Meski kemacetan panjang hingga ke dalam ruas tol Tangerang-Merak, kepolisian tidak meneruskan pengalihan arus lalu lintas. Mereka melakukan delaying system, untuk menghambat laju kendaraan dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak.

“Enggak ada pengalihan, adanya delaying system. Delaying system di Cikupa, Rest Area KM43 dan KM68,” terangnya.

Delaying system untuk menghambat laju kendaraan menuju Pelabuhan Merak sudah dilakukan nyaris tiga jam lamanya. Penghambatan laju kendaraan dilakukan sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 00.40 WIB.

Hingga Sabtu pukul 03.33 WIB, antrean kendaraan di dalam tol Tangerang-Merak masih terjadi.

“Delaying system hanya di masukkan ke Rest Area KM 68 dan 43. Dari jam 00.40 wib, untuk mengurangi antrian disana kan. Di Cikupa juga kan, udah menyusut di Cikupa,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Abdul Karim pada Jumat (5/4) malam mengatakan, mulai semalam, pemudik sudah berdatangan memenuhi Pelabuhan Merak dan Ciwandan. Dia mengakui bahwa ada peningkatan jumlah pemudik yang datang ke 2 pelabuhan tersebut.

“Hari ini merupakan hari yang pertama dari prediksi bahwa pemudik akan melakukan kegiatan mudik, jadi peningkatan arus mudik terjadi mulai hari ini sampai dengan 3 hari ke depan,” kata Abdul Karim di Pelabuhan Ciwandan.

Peningkatan itu mencapai 70 persen sampai dengan Jumat (6/4) pukul 24.00 WIB. Dibanding hari sebelumnya, pihaknya mengakui terjadi lonjakan. Dengan lonjakan itu, ada sekitar 6 ribu kendaraan yang menuju dua pelabuhan itu.

“Tadi saya juga tanya ASDP, KSOP bahwa tiket penjualan hari ini ada 70 persen, kurang lebih sekitar 6 ribu, itu sampai jam 12 (malam Sabtu). Tapi setelah jam 12 itu juga masih belum terekap akan terus sampai nanti dengan subuh potensi peningkatannya,” imbuhnya.

(tim / ynd/isn)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *